Monday, December 28, 2009

Sudahlah...

zigot masih ingat. Di masa kecil dulu, zigot pernah diajarkan Bagaimana kita menghargai orang lain dan juga banyak banget terdengar bahwa Memberi itu, lebih baik daripada menerima.

Hal itu pasti tidaklah tertanam pada diri zigot saja, tapi hal itu pasti tertanam pada diri kita semua.

Di dunia ini, manusia tidaklah hidup sendirian. Kita punya sahabat, saudara, dan juga keluarga. Semua itu adalah bukti bahwa kita tidaklah sendirian hidup di planet bumi ini, yang menuntut kita untuk saling berbagi, menghormati dan menghargai.

Kadang kita sering lupa. Lupa bahwa kita tidak menghormati, menghagai orang lain di sekitar kita. Tidak sering.. Hanya terkadang. Namun terkadang itulah yang membuat kita semakin lupa akan apa yang telah diajarkan semasa kita kecil dulu. Kita merasa bahwa kita bisa melihat diri sendiri, padahal ternyata, kita sebenarnya sombong. Bukan karena semua harta yang telah kita miliki, namun sombong karena semua kebaikan yang telah kita lakukan.

zigot hanyalah manusia biasa. Kadang merasa jahat, kadang merasa baik. Semua itu kembali pada diri sendiri. Dimana kita melakukan sesuatu untuk orang lain, tidak hanya untuk diri sendiri ataupun sesuatu hal yang menyangkut kepentingan sendiri.

Thanks, buat teman-teman yang sudah membantu zigot. Mungkin hal yang zigot butuhkan tidaklah serumit yang zigot hadapi.

Dan Maaf, bila zigot sering meminta bantuan dan mengganggu aktivitas kalian.


Hidup itu, seperti melayani. Apa yang bisa kita lakukan ya kita lakukan.
Manusia juga saling membutuhkan satu sama lain. Ada kebutuhan dan ada yang untuk memenuhi kebutuhan. Kadang kita ingin membantu dengan menawarkan sesuatu yang mungkin berguna dari kita.

Namun terkadang, kalian selalu kurang puas dan terlihat malas.

Sebuah bantuan bukanlah untuk menggantikan apa yang kalian lakukan, namun bantuan itu untuk memudahkan itu semua.

Terkadang juga, kita sebagai orang yang ingin membantu, dan dengan kemampuan yang terbatas, justru malah merasa tertekan akan bantuan yang sudah kita tawarkan. Bukan karena tidak ikhlas membantu, namun kalian terlalu jauh dan melampaui batas kemampuan yang dimiliki. Sebagai pembantu, kadang kita merasa bahwa kita sendiri yang terinjak. Bahkan ada yang mengatasnamakan Teman untuk mendapatkan yang maksimal, tanpa sadar bahwa Dia adalah teman kita juga dan tanpa dia sadari, dia sudah tidak berperilaku seperti seorang Teman.

Bukan zigot saja, tetapi KITA.

Berhentilah mengejar hasratmu, dan mulailah mencoba berbagi kehidupan dengan orang lain.


Manusia yang memiliki banyak kebutuhan cenderung banyak mengorbankan waktu, harta yang dimiliki, dan keringat yang tanpa sadar sudah mengalir membasahi seluruh baju dan celana yang dia kenakan.

Manusia yang menginginkan banyak keuntungan, cenderung mengorbankan orang yang memiliki banyak kebutuhan itu, tanpa pernah berfikir bahwa orang itu sudah banyak mengorbankan waktu, harta yang dimiliki, dan keringat yang tanpa sadar sudah mengalir membasahi seluruh baju dan celana yang dia kenakan.

No comments:

Post a Comment